Back to Articles
INGREDIENTS

Mengapa Dua Produk dengan Kandungan Sama Bisa Terasa Berbeda?

Dua produk dengan kandungan yang sama dapat memberikan hasil berbeda karena formulasi, kualitas bahan baku, dan kondisi kulit pengguna

June 4, 2026
3 min read
5 views
Mengapa Dua Produk dengan Kandungan Sama Bisa Terasa Berbeda?

Dua produk bisa mencantumkan bahan aktif yang sama di kemasannya. Namun, ketika digunakan, pengalaman yang dirasakan kulit ternyata tidak selalu sama.


Banyak konsumen pernah mengalami situasi seperti ini. Mereka menemukan dua produk yang sama-sama mengandung niacinamide, hyaluronic acid, atau salicylic acid dengan persentase yang mirip. Secara teori, hasilnya terlihat seharusnya tidak jauh berbeda. Namun, setelah digunakan, satu produk terasa nyaman sementara yang lain terasa lengket, terlalu berat, atau bahkan kurang cocok di kulit.


Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan. Jika kandungannya sama, mengapa hasil dan pengalaman penggunaannya bisa berbeda? Jawabannya terletak pada sesuatu yang sering tidak terlihat oleh konsumen, yaitu formulasi.


Baca Juga: Bahan ‘Natural’ Belum Tentu Lebih Gentle 


Kandungan yang Sama Belum Tentu Bekerja dengan Cara yang Sama

Banyak orang melihat daftar bahan sebagai faktor utama yang menentukan kualitas sebuah produk. Padahal, bahan aktif hanyalah satu bagian dari keseluruhan formula. Cara bahan tersebut dipadukan, distabilkan, dan dihantarkan ke kulit memiliki peran yang sama pentingnya.


Contohnya dapat dilihat pada niacinamide. Dua produk bisa sama-sama menggunakan niacinamide 5 persen, tetapi memiliki tekstur, tingkat penyerapan, dan kenyamanan yang berbeda. Hal ini terjadi karena bahan pendukung di dalam formula tidak selalu sama.


Selain bahan aktif, sebuah produk juga mengandung humectant, emollient, pengental, pengawet, dan berbagai komponen lain yang bekerja bersama membentuk pengalaman penggunaan. Kombinasi inilah yang menentukan apakah sebuah produk terasa ringan, cepat menyerap, atau justru meninggalkan rasa lengket di kulit.


Menurut Apt. Cahya Khairani Kusumawulan, M.Farm., formulasi merupakan salah satu aspek paling penting dalam pengembangan kosmetik. Ia menjelaskan bahwa bahan aktif yang sama dapat memberikan performa yang berbeda ketika ditempatkan dalam sistem formula yang berbeda. Karena itu, efektivitas sebuah produk tidak bisa dinilai hanya dari nama kandungan yang tercantum pada kemasan.


Hal lain yang sering tidak disadari adalah kualitas bahan baku yang digunakan. Dua produk bisa memakai bahan aktif yang sama secara nama, tetapi berasal dari sumber, tingkat kemurnian, atau spesifikasi teknis yang berbeda. Faktor-faktor ini ikut memengaruhi performa akhir sebuah formula.


Baca Juga: Kenapa Centella Tidak Selalu Cocok untuk Semua Orang? 


Pengalaman Kulit Ditentukan oleh Formula Secara Keseluruhan

Selain formulasi, kondisi kulit masing-masing orang juga memberi pengaruh yang besar. Produk yang terasa nyaman pada kulit berminyak belum tentu memberikan pengalaman yang sama pada kulit yang lebih kering atau sensitif. Dari sini, pengalaman penggunaan menjadi sesuatu yang sangat personal.


Teknologi formulasi juga terus berkembang. Saat ini banyak produsen menggunakan sistem penghantaran bahan aktif yang dirancang untuk meningkatkan stabilitas dan kenyamanan penggunaan. Karena itu, dua produk dengan kandungan yang sama bisa memiliki performa yang berbeda meskipun tujuan penggunaannya serupa.


Apt. Cahya Khairani Kusumawulan, M.Farm. menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah produk kosmetik tidak hanya ditentukan oleh apa yang dimasukkan ke dalam formula, tetapi juga bagaimana seluruh komponen bekerja sebagai satu sistem yang harmonis. Dalam industri kosmetik modern, pendekatan ini menjadi salah satu faktor utama yang membedakan produk satu dengan yang lain.


Inilah alasan mengapa memilih skincare tidak bisa hanya berdasarkan persentase bahan aktif atau daftar kandungan yang terlihat menarik. Kulit tidak merespons satu bahan secara terpisah. Kulit merespons keseluruhan formula yang menyentuh permukaannya setiap hari.


Banyak orang baru memahami hal ini setelah mencoba beberapa produk dengan kandungan yang terlihat identik tetapi menghasilkan pengalaman yang berbeda. Dari situ muncul kesadaran bahwa dalam skincare, formulasi sering kali sama pentingnya dengan bahan aktif itu sendiri. [][Adrian Damar/DRM]


Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi

Tags: #niacinamide #bahan aktif #ingredients #dermond #formulasi kosmetik
Continue Reading

RELATED ARTICLES